Friday, July 1, 2022
Homehukum & KriminalTambang Ilegal Air Mawar Pernah Dirazia, Oknum Pelaku Tambang Membandel

Tambang Ilegal Air Mawar Pernah Dirazia, Oknum Pelaku Tambang Membandel

Pangkalpinang, Narasibabel.id – Aktifitas tambang biji timah diduga ilegal Wilayah Kota Pangkalpinang kembali ‘marak’. Padahal sebelumnya pihak aparat penegak hukum (APH) gencar menggelar operasi penertiban sejumlah tambang ilegal yang terdapat di wilayah Kota Pangkalpinang dan sekitarnya.

Terlebih Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) sendiri dengan tegas menyebutkan jika kawasan Kota Pangkalpinang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang yakni sebagai kawasan ‘Zero Tambang’.

Meski demikian para oknum pelaku tambang terkesan tak mempedulikan soal aturan atau peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat (Pemkot Pangkalpinang).

Sebaliknya kini segelintir oknum penambang malah nekat membuka usaha tambang biji timah di sekitar lingkungan pemukiman warga. Seperti halnya aktifitas tambang biji timah diduga ilegal marak beroperasi di kawasan jalan Air Mawar Lingkungan Air Mawar, Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

Lokasi tambang ilegal ini tepatnya di sekitar belakang kantor Balai Pertanian & Perikanan Kota Pangkalpinang. Informasi yang berhasil dihimpun tim jejaring media ini menyebutkan jika aktifitas tambang ilegal di lokasi setempat telah berlangsung hampir dua pekan ini.

Baca Lainnya  TI Di Belakang Hotel Santika Terus Beroperasi, APH Setempat Bungkam
Baca Lainnya  THM The One Abaikan PPKM, Efran Kasat Polpp : Selama PPKM Level 3 THM Tidak Boleh Buka

Sebelumnya aktifitas tambang ilegal di lokasi setempat sempat ditertibkan oleh tim Satpol PP Kota Pangkalpinang hingga akhirnya aktifitas tersebut terhenti. Namun para oknum pelaku tambang ini terkesan ‘kebal hukum’ hingga nekat lantaran pasca sehari dirazia kegiatan pun terhenti.

Namun keesokan harinya tak disangka justru oknum pelaku tambangi kembali menjalankan aktifitas tambang ilegal di lokasi setempat. Informasi lainnya berhasil di himpun oleh tim media ini pun menyebutkan jika segelintir oknum pengurus tambang di lokasi setempat mengaku jika aktifitas tambang di lokasi setempat tak lain guna membantu proses pembangunan sebuah masjid ‘ Baitur Rahman’ di lingkungan Air Mawar.

Dari kegiatan tambang tersebut para oknum pengurus memungut biaya sebesar Rp 500 ribu per mesin tambang inkonvensional (TI) jenis Sebu (mesin kecil istilah di kalangan pelaku tambang, sedangkan mesin TI jenis Upin-Upin dikenakan tarif sebesar Rp 1 juta.

Baca Lainnya  Satlantas Polres Babar Lakukan Sosialisasi Keselamatan dan Tertib berlalu lintas di Desa Desa

Para oknum pengurus tambang tersebut sengaja menerapkan aturan tersebut terkait tarif biaya bagai pihak luar yang memang ingin bergabung dalam kegiatan tambang ilegal tersebut dengan alasan pengurus mengaku selaku pihak yang bertanggung jawab di lapangan atau selaku ‘Panitia’.

Setelah sepakat dengan taritf tersebut, biji atau pasir timah hasil dari perolehan tambang di lokasi setempat harus diserahkan kepada panitia atau oknum pengurus tambang di lokasi setempat dengan harga pembelian timah ditetapkan besar Rp 150.000 perkilo meski harga pasir timah saat ini kisaran di atas angka Rp 200 ribuan.

Baca Lainnya  Kawasan Mangrove Sungai Semusuk Desa Belo Laut Kembali Dihajar Penambang Timah Diduga Ilegal

Pemberlakuan tarif biaya oleh oknum pengurus bagi pihak luar yang hendak bergabung bekerja di lokasi tambang setempat tak pelak bak tindakan ‘pungli’ yang dikemas dengan sebutan nge-fee di kalangan penambang.

Baca Lainnya  Danposmat TNI AL Belinyu, Lettu Laut Adam Tegaskan Tidak Ada Anggota Membawa Senjata saat Bertugas Sosialisasi PIP di Laut Teluk Kelabat Dalam

Tak cuma itu, aktifiras tambang ilegal di lokasi setempat pun dikabarkan tak saja sebagian besar masyarakat sipil, namun di pusaran aktifitas tambang itu pun diduga pula ada keterlibatan oknum APH serta seorang oknum kolektor timah asal Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah.

Pantauan tim jejaring media ini belum lama ini di lokasi setempat terdapat sekitar puluhan ponton TI dengan beragam jenis mesin, dan tak jauh dari lokasi tambang tersebut terdapat pula aktifitas lainnya namun dengan jenis mesin besar (Gear Box).

Kapolsek Bukit Intan, AKP Harry Kartono saat dikonfirmasi terkait aktifitas tambang ilegal di lingkungan Air Mawar, Bacang, Bukit Intan, Pangkalpinang berjanji pihaknya akan segera menindaklanjutinya.

“Tks infonya, akan kami tindak lanjuti” kata Kapolsek dalam pesan singkat (What’s App/WA) yang diterima, Senin (31/10/2021) sore. (Tim KBO Babel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Lainnya  BB Dua Unit PC Amuk Perot Menghilang Bagai Di Telan Bumi, Kapolres Bangka Bungkam

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments