{"id":9409,"date":"2024-01-20T10:54:37","date_gmt":"2024-01-20T03:54:37","guid":{"rendered":"https:\/\/narasibabel.id\/?p=9409"},"modified":"2024-01-20T10:57:37","modified_gmt":"2024-01-20T03:57:37","slug":"jadi-narsum-kuliah-umumex-presiden-pemuda-asia-afrika-beni-pramula-membagikan-pengalaman-dan-ilmu-ke-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/2024\/01\/20\/jadi-narsum-kuliah-umumex-presiden-pemuda-asia-afrika-beni-pramula-membagikan-pengalaman-dan-ilmu-ke-mahasiswa\/narasi-utama\/","title":{"rendered":"Jadi Narsum Kuliah Umum, Ex.Presiden Pemuda Asia-Afrika, Beni Pramula Membagikan Pengalaman dan Ilmu Ke Mahasiswa"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>PANGKALAN BARU, Narasibabel.id &#8212; Universitas Muhammadiyah (UnMuh) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) gelar &#8220;Kuliah Umum&#8221; Bertajuk \u201d Gerakan Mahasiswa UnMuh Babel Mendunia dalam Menyongsong Generasi Emas 2045\u2033.<\/p>\n\n\n\n<p>Kuliah Umum digelar di gedung Babel Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dengan menghadirkan dua narasumber luar biasa ; Rektor Unmuh Babel, Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., dan seorang Penulis sekaligus Politisi muda, Beni Pramula, S.Ikom., M.M.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"960\" src=\"https:\/\/narasibabel.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-19-at-17.42.35-1-768x960-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9410\" srcset=\"https:\/\/narasibabel.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-19-at-17.42.35-1-768x960-1.jpeg 768w, https:\/\/narasibabel.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-19-at-17.42.35-1-768x960-1-640x800.jpeg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Muda, lugas, tegas, berwibawa dan naratif, demikian kira-kira gambaran narasumber satu ini, Beni Pramula. Ia adalah aktivis yang menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) periode 2014-2016. Ia juga pernah menjabat sebagai Presiden Pemuda Asia-Afrika atau Asian-African youth Government (AAYG) pada tahun 2015 hingga 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai Politisi ia dikenal pada tahun 2022 memimpin Organisasi Partai Politik, dan sebagai seorang penulis buku, karyanya antara lain ; Merebut Momentum Meretas Zaman Menduniakan Gerakan, Ironi Negeri kepulauan, Mengukir Sejarah Merawat Peradaban.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cEmpat karakteristik mahasiswa kita saat ini : Organisatoris, Akademis, Romantis, dan Hedonis. Dimanakah karakter ideal kita seharusnya?\u201d, tanya Beni diawal narasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi mahasiswa unggul dalam akademis harus punya kompetensi dalam bersosialisasi dengan masyarakat. Mampu, mau dan fleksibel ditengah-tengah masyarakat. Mahasiswa harus memiliki kemampuan untuk berkolaborasi antara organisatoris (ahli dalam berorganisasi) dan akademis (berorientasi pada nilai-nilai akademis)\u201d,sambungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lanjutnya, \u201cTanggung jawab mahasiswa sebagai agent of change, tidak sekedar mengembangkan diri sendiri tetapi juga berguna bagi bangsa dalam menyongsong generasi emas 2045 yang harus memiliki bekal, pertama Kompetensi. Mahasiswa agar mampu berwirausaha, tidak hanya menjadi job seeker tetapi harus bisa menjadi job creator. Kedua Akhlak, junjung tinggi budi pekerti adat ketimuran, tidak mengikuti budaya seks bebas dan narkoba. Ketiga Etos kerja yang tinggi, jangan gampang mengeluh\u201d, pesan Beni.<\/p>\n\n\n\n<p>Selaras dengan narasumber pertama, Rektor Unmuh Babel yang memiliki segudang pengalaman dalam berorganisasi semenjak ia menjadi mahasiswa, selalu menjadi inspirator bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<p>Fadillah langsung menggelegarkan mahasiswa yang hadir dengan menanyakan, Apa itu Malari? Malari (Malapetaka Lima belas Januari) merupakan peristiwa demonstrasi mahasiswa dan kerusuhan yang terjadi pada tanggal 15\u201316 Januari 1974. Ketika kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Jepang, ke Indonesia. Para mahasiswa waktu itu melakukan demonstrasi karena harga-harga yang tinggi, dan ketidaksetaraan investasi asing. Kerusuhan tersebut menyebabkan banyak perubahan dalam masa pemerintah orde baru, era kepemimpinan presiden Soeharto.<\/p>\n\n\n\n<p>Fadillah menganjurkan mahasiswa untuk membaca karya Tan Malaka yang terkenal dengan pesannya \u201cIDEALISME adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki pemuda\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau ingin menjadi mahasiswa, maka idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki oleh mahasiswa. IPK yang bagus, gelar sarjana yang banyak tidak akan ada gunanya jika tidak tidak kalian gelarkan pergerakan. Melangit, tetapi tidak membumi\u201d, tegasnya<\/p>\n\n\n\n<p>Sambungnya,&#8221; Kita tidak akan mendunia kalau tidak punya gagasan, dan pemuda yang hebat harus punya gagasan, karena ciri orang muda itu adalah bicara masa depan, dan gagasan itu harus bisa dinarasikan\u201d, pungkas Fadillah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"960\" src=\"https:\/\/narasibabel.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-19-at-16.44.09-768x960-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9411\" srcset=\"https:\/\/narasibabel.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-19-at-16.44.09-768x960-1.jpeg 768w, https:\/\/narasibabel.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/WhatsApp-Image-2024-01-19-at-16.44.09-768x960-1-640x800.jpeg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kuliah umum secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor 1, Dr. Pratiwi Amelia M.Pd., B.I., dan dihadiri oleh Pjs Dekan FISB Fahri Reza, S.E., M.Ak., Kabag Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Nurzaidah Putri Dalimunthe, S.Si., M.Si., Pjs. Kepala Sub Bagian Pengembangan Minat &amp; Bakat Mahasiswa Dodi Pranata, M.Pd., Dosen Kewirausahaan Sumarno, S.E., M.M., dan Ahmad Rama Efrizal, S.E., M.M.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara yang dipandu oleh mahasiswi PBI, Alsya, juga dihadiri oleh tamu undangan lainnya ; anggota DPD RI ustadz Zuhri dan Pengusaha Rodi Afriniko. Kuliah umum diadakan Jum\u2019at, 19 Januari 2024 diikuti oleh mahasiswa dengan animo yang luar biasa sehingga kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam setengah berlalu begitu cepat dan meninggalkan kesan yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang mahasiswa harus menghindari musuh terbesarnya yakni sikap apatisme dan memiliki sikap sebagai pejuang sejati membangun kesadaran bagi diri sendiri dan juga bagi masyarakat. (Red)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<strong><em>Ayo kuliah di UnMuh BaBel kampus yang Berkemajuan dan Mencerahkan\u201d Info lengkap hubungi WA Admin (0812 \u2013 7493 \u2013 1707), kunjungi kami di<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>website : pmb.unmuhbabel.ac.id<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>IG : <strong>https:\/\/instagram.com\/unmuh_babel<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>FB : <strong>https:\/\/www.facebook.com\/unmuh.bangkabelitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Youtube : <strong>Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Production By HUMPRO UNMUH BABEL<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PANGKALAN BARU, Narasibabel.id &#8212; Universitas Muhammadiyah (UnMuh) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) gelar &#8220;Kuliah Umum&#8221;&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9412,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4,3],"tags":[2215,2179,1557,2214,62,61],"newstopic":[],"class_list":["post-9409","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","category-narasi-utama","tag-beni-pramula","tag-fadillah-sabri-rektor-unmuh-babel","tag-kuliah-umum","tag-presiden-pemuda-asia-afrika","tag-universitas-muhammadiyah-bangka-belitung","tag-unmuh-babel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9409","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9409"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9409\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9414,"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9409\/revisions\/9414"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9412"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9409"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9409"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9409"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibabel.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=9409"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}