Pangkal Pinang— Polemik yang sempat mencuat antara Kamal dan Edi Muslim akhirnya diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri permasalahan melalui musyawarah dalam pertemuan yang digelar di Warkop Jalan Mentok (JM), Rabu (28/1/2026).
Pertemuan perdamaian tersebut turut dihadiri oleh kuasa hukum Edi Muslim, Yoza, perwakilan dari LSM Mabes Bara, serta rekan-rekan pers yang menyaksikan langsung proses klarifikasi dan kesepakatan damai kedua belah pihak.
Kuasa hukum Edi Muslim, Yoza, dalam keterangannya menyampaikan bahwa perdamaian merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi. Menurutnya, langkah ini diambil demi menjaga kondusivitas dan menghindari konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.
“Perdamaian adalah solusi terbaik. Semua persoalan sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin dan musyawarah agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” ujar Yoza.
Sementara itu, Edi Muslim menegaskan bahwa pernyataannya sebelumnya terkait dugaan intimidasi terhadap Kamal hanyalah kesalahpahaman di lapangan. Ia menyebut tidak ada unsur kesengajaan maupun niat buruk dalam peristiwa tersebut.
“Yang terjadi hanyalah miskomunikasi di lapangan. Tidak ada intimidasi seperti yang dipersepsikan. Karena itu kami sepakat untuk menyelesaikan secara baik-baik,” jelas Edi Muslim.
Kamal juga menyampaikan apresiasinya atas penyelesaian secara kekeluargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya menerima penjelasan dari Edi Muslim dan berharap persoalan serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Saya menerima dan menghargai itikad baik ini. Semoga ke depan tidak ada lagi kesalahpahaman dan kita semua bisa sama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” kata Kamal.
Dengan adanya kesepakatan damai ini, kedua belah pihak berharap tidak ada lagi polemik yang berkembang serta hubungan baik dapat kembali terjalin. Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
( KURNIA DAN TEAM )







