Zufriady Dorong Pemkot Tata Kawasan UMKM Di Kota Pangkalpinang Terbuka 24 Jam

Pangkalpinang, narasibabel.id – Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Dr Zufriady mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Pangkalpinang tingkatkan pengelolaan lokasi wisata kuliner UMKM secara terpusat.

Diketahui, pelaku UMKM di Kota Pangkalpinang semakin meningkat, dilihat dari maraknya pelaku UMKM yang berjualan di pinggir jalan seperti jalan balai, jalan kampung melayu bukit Merapin, jalan di taman Dealova kota Pangkalpinang dan beberapa lokasi lainnya.

Read More

“Kami minta pemerintah kota Pangkalpinang, meningkatkan pengelolaan lokasi wisata kuliner UMKM di Kota Pangkalpinang secara terpusat,” katanya kepada wartawan pada Selasa 14 Februari 2023.

Baca Lainnya  HPN 2023, Ini harapan DPRD Pangkalpinang Untuk Pers

Selain itu, Politisi Partai Golkar Zufriady mengatakan bahwa bila memungkinkan ada satu lokasi wisata kuliner yang dibuka hingga 24 jam, sehingga para pengunjung yang tiba di Kota Pangkalpinang merasakan suasana seperti di kota-kota besar.

“Bila perlu ada satu lokasi wisata kuliner khusus UMKM yang dibuka hingga 24 jam sehingga para pengunjung yang datang berwisata ke kota Pangkalpinang atau kunjungan kerja lainnya merasa suasana berbeda seperti di kota-kota besar di daerah lainnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Zufriady juga mengatakan bahwa penataan ruang dan kawasan khusus UMKM di Kota Pangkalpinang harus rapi dan transparan sehingga tidak ada kecemburuan sosial dan semua pelaku UMKM merasa adil dan bisa memilih tempat yang nyaman dan ramai pengunjung.

Baca Lainnya  Wakil Ketua DPRD Bangun Jaya Pimpin Rapat Paripurna Kedua Belas Tahun 2024

“Kami juga mengingatkan kepada pemerintah kota Pangkalpinang untuk kembali menata ruang atau kawasan khusus Pelaku UMKM yang ada di kota Pangkalpinang sehingga lebih teratur dan Nayaman serta ramai pengunjung” ungkapnya

Zufriady pun berharap dengan meningkatkan pengolahan UMKM di kota Pangkalpinang secara terpusat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *