Monday, July 4, 2022
HomeDaerahTNI AL Laksanakan Latihan Ratsus Di Pantai KEK Tanjung Kelayang Belitung

TNI AL Laksanakan Latihan Ratsus Di Pantai KEK Tanjung Kelayang Belitung

Belitung, Narasibabel.id – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, menyaksikan langsung pelaksanaan Latihan Pendaratan Khusus TA 2021, di pantai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, Sijuk, Kabupaten Belitung, pukul 05.00 WIB, Jumat (8/10/2021).

Dalam rangkaian latihan, disaksikan renang rintis hingga pendaratan kompi pendaratan khusus (Ratsus), dan dilanjutkan dengan eksekusi sasaran Ratsus. Personel yang dilibatkan dalam latihan ini diantaranya, MA & Kima Ratsus (22 pers), Brigif (70 pers), Taifib (2 pers), Zeni (2 pers), KOM (4 pers), dengan total personil sebanyak 100 personel.

Sedangkan material yang disimulasikan diantaranya, perahu karet, mopel, tangki BBM, pompa PK, selang BBM, dayung, swimvest, fin snorkle.

Baca Lainnya  Rakor Forkopimda Babel Bahas Penambang Kelabat Dalam

Kasal Yudo Margono, menjelaskan ratsus ini merupakan rangkaian kegiatan Latihan Operasi Amfibi yang akan digelar tahun ini. Tugas pokok yang harus diselesaikan dalam latihan ini adalah Kompi G (-) DPK melaksanakan pendaratan khusus, merebut dan menduduki sasaran pada hari “H” jam “J” di Tanjung Kelayang, dalam rangka mendukung operasi pendaratan utama.

Baca Lainnya  Vaksinasi mobile goverment Polres Bangka Barat Bantu Masyarakat disabilitas Untuk Vaksin

“Namun ini kita laksanakan secara parsial sebelum dilaksanakan di Dabo Singkep, Kepulauan Riau,” jelas Kasal Yudo.

Diungkapkannya, pasukan ini merupakan pasukan khusus dari KRI yang berada di 3 mil dari bibir pantai yang didaratkan untuk menghancurkan sasaran khusus, sebelum pasukan utama oleh pasukan amfibi dilaksanakan.

“Mereka akan menghancurkan sasaran-sasaran strategis di darat terlebih dahulu seperti radar lawan atau sarana komunikasi untuk melemahkan kekuatan lawan, sehingga pasukan induknya lebih mudah didaratkan,” jelasnya lagi.

Baca Lainnya  Vaksinasi mobile goverment Polres Bangka Barat Bantu Masyarakat disabilitas Untuk Vaksin

Ketika pantai tujuan dianggap clear sehingga pasukan lain bisa menyusul didaratkan. Pasukan khusus didaratkan terlebih dahulu menggunakan perahu karet untuk faktor kerahasiaan, bahkan mesin dimatikan dan menggunakan dayung.

“Seharusnya pendaratan dilaksanakan jam dua pagi. Latihan dilaksanakan tidak sesuai waktu agar bisa terlihat apa yang sedang dilatihkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bertepatan dengan jadwal kegiatan Kasal bersama Aspeksindo di Babel, dirinya mendadak memerintahkan untuk melaksanakan ratsus di kawasan ini, di Pulau Belitung.

Baca Lainnya  UNMUH Babel Terus Bergerak Maju, Menko PMK Dan Gubernur Berikan Apresiasi

“Sebenarnya semua medan bisa. Pasukan khusus memang harus didadak latihannya dan harus bisa,” ungkapnya.

Kendala yang dihadapi saat ratsus dicoba untuk meningkatkan profesionalisme prajurit karena tiap wilayah yang menjadi lokasi latihan berbeda. Kendala di Pulau Belitung adalah terdapat banyak batu-batu besar, sehingga meyulitkan proses pendaratan personil.

Baca Lainnya  Muscam DPD KNPI PGK, Berikut 7 Nama Ketua DPK Terpilih

“Dalam keadaan gelap, rintangan batu menjadi kendala dalam pendaratan,” jelasnya.

Sebagai dukungan dari pemerintah daerah, telah menyiapkan tempat evakuasi medis untuk kondisi darurat. Selain di lokasi Poskolat sendiri, dari TKP dapat dilarikan ke RS Bhakti Timah dan RSUD H. Marsidi Judono.

Sumber : Diskominfo Babel

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Lainnya  Ketua DPRD Babel Herman Suhadi Ikut Sambut Kedatangan Dan Dampingi Ketua DPR RI Puan Maharani

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments