Wednesday, December 7, 2022
HomeDaerahYustam : Sampai Saat Ini Belum Pernah Di Wawancara Media Terkait Aktivitas...

Yustam : Sampai Saat Ini Belum Pernah Di Wawancara Media Terkait Aktivitas TI Di Pulau Kianak

BANGKA, Narasibabel.id – Puluhan Nelayan dari Lestari Abadi dusun Rambang, desa Berbura, kecamatan Riau Silip, kabupaten Bangka, mempertanyakan Nelayan yang mana saat di datangi sejumlah Media dan mengaku menolak aktivitas Tambang di perairan Pulau Kianak beberapa waktu lalu.

Demikian di sampaikan langsung Ketua Nelayan Lestari Abadi Yustam kepada sejumlah media di pelabuhan Nelayan Rambang, Selasa (07/12/2021) Sore.

Menurut Yastam, sampai saat ini belum ada media yang pernah mewawancarai mereka terkait aktivasi tambang timah di pulau Kianak tersebut.

Menurut Yastam, kepada sejumlah media bahwa mengatakan aktivitas tambang sudah cukup membantu masyarakat sekitar berikut nelayan Setempat.

“Disini kami semua terbantu dengan aktivitas tambang tersebut dan masyarakat Rambang juga banyak yang menambang di tempat kita,”kata Yustam.

Baca Lainnya  Pemkot Pangkalpinang Akan Segera Memberlakukan Tanda Tangan Elektronik untuk Layanan Administrasi pemerintahan
Baca Lainnya  HUT TNI Ke – 76, Kapolres Bangka Barat Berikan Kejutan Ke Makodim

Lanjut Yustam kalau ada yang Mengaku-ngaku sebagai nelayan Terus berkomentar di Media. Terkait penambangan di wilayah Kianak itu bukan nelayan.

“Intinya kami tidak pernah mengeluarkan komentar apapun atau di wawancarai. Saya pun tidak kenal sama mereka karena tidak ada konfirmasi ke saya selaku ketua Nelayan jadi saya mohon jangan bawa bawa nelayan,”ucapnya.

Senada Ketua Forum Pecinta Pulau Kianak,
Usian. Yang juga di temui sejumlah media mengaku mendukung penuh aktivitas. Penambangan di perairan Pulau Kianak. Karena menurutnya aktivitas tambang banyak membantu ekonom masyarakat sekitar.

“Kami dukung aktivitas tambang itu beroperasi, jadi kalau ada yang bilang bahwa kami menolak itu tidak benar. Disini kami berkumpul untuk menyuarakan agar aktivitas Tambang di Pulau kianak dapat beroperasi,” ungkapnya.

Baca Lainnya  Alur Muara Makin Dangkal Ridwan Djamaludin Didesak Tinjau Muara Air Kantung
Baca Lainnya  Podcasting Bersama KBO Babel, Molen : Membangun Kota Pangkalpinang Hilangkan Kultur 'Dak Kawa Nyusah'

Sementara itu, Perwakilan Penambang dari desa Berbura, Sudirman yang juga di wawancara Awak Media, mengatakan Selain nelayan terbantu, Tiga (3) dusun yang ada di berbura juga terbantu yakni Bernai, Buhir dan Rambang.

“Semenjak pemberitaan sepihak kemarin. Situasi di Rambang tidak kondusif, karena kegiatan terhenti tidak beraktifitas lagi, Padahal dari kegiatan itu lah para penambang dengan nelayan sama-sama cari makan.”tandasnya. (Tim)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Lainnya  Alur Muara Makin Dangkal Ridwan Djamaludin Didesak Tinjau Muara Air Kantung

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments