Aan Santri Pondok Pesantren Abror Mengalami Cidera Serius, Diduga Sebagai Korban Pengeroyokan Seniornya

Bangka, Narasibabel.id — Kasus kekerasan kembali mengguncang dunia pendidikan. AAN(16) santri kelas 1 Tingkat SMA Pondok Pesantren Abror yang beralamat di desa Kace Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka dikeroyok oleh kurang lebih 10 orang seniornya di pesantren tersebut, akibat pengeroyokan ini AN (16) mengalami cedera di bagian kepala dan luka lebam di bagian wajah Kondisi bengkak, mata bengkak membiru, geraham luka,retak dipipi, tangan serta pinggang luka.

Orang tua korban pengeroyokan senior ini tak kuasa menahan tangis usai mengetahui anaknya jadi korban pengeroyokan itu juga di ketahui orang tua korban karena rekan korban juga mengalami hal yang sama dan telah dilarikan kerumah sakit.

Aksi pengeroyokan terjadi pada Minggu 11 /4/2026 di dalam lingkungan pesantren.

Baca Lainnya  Kasrem 045/Gaya Hadiri Sosialisasi Program Pengungkapan Sukarela

Kronologi kejadian, korban sedang duduk2 dipingir masjid sambil bercanda gurau dengan teman temannya sambil menunggu waktu isya. Kakak kelas nya tersinggung karena korban tertawa dikira mereka sedang menertawakan mereka, selanjutnya kepala korban ditendang oleh kakak kelasnya dan korban tidak melawan.

Tak sampai disitu sekitar pukul 21.30 korban yang lagi kumpul sesama teman kelas 4, korban dipanggil lagi oleh kakak kelasnya disuruh berdiri tangannya ditarik sampai korban terjatuh, tangan dan kaki dipegang, setelah itu terjadilah pengeroyokan dan korban diseret sampai korban terbaring tak berdaya.Tidak menutup Kemungkinan ini bukan Kejadian yg pertama.

Saat ini korban sedang dirawat di rumah orang tua korban. Handoko,Amd.Kom selaku orang tua korban mengatakan saat ini sedang menunggu hasil ct scan kepala korban dan akan melaporkan kasus ini ke Polda Babel untuk ditindaklanjuti lebih dalam agar tidak terjadi lagi kasus yang sama untuk kedepannya.

Baca Lainnya  Dituding Gelapkan Uang Perusahaan, M Amin Bantah Lakukan Tindak Pidana

Sementara itu pengurus Pondok Pesantren Abror mengatakan aksi pengeroyokan ini sudah dalam penanganan. 7 Orang santri yang diduga melakukan pengeroyokan kini telah di amankan dan sedang di mintai keterangan oleh pihak pengurus.
Publik sangat menyayangkan Kejadian Ini luput Dari Pengawasan Pihak pesantren,ini membuktikan kasus kekerasan terhadap siswa bisa terjadi dimana saja. (KUR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *