Tuesday, December 6, 2022
Homehukum & KriminalTerdakwa Neli Kasus Fasilitas Kredit BRI Dituntut Pidana Penjara dan Uang Pengganti

Terdakwa Neli Kasus Fasilitas Kredit BRI Dituntut Pidana Penjara dan Uang Pengganti

Pangkalpinang, Narasibabel.id — Pembacaan Tuntutan Terdakwa korupsi penyalahgunaan pemberian fasilitas kredit pada Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pangkalpinang Tahun 2018, Oleh Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkal Pinang, Rabu (19/1/2021).

atas nama Terdakwa Neli Agustin, perbuatan terdakwa dilakukan bersama-sama dengan terdakwa Sugianto alias Aloy dan terdakwa M. Redinal Airlangga dengan cara mencairkan kredit yang diajukan terdakwa (Rp. 1,3 Miliar ) berdasar agunan yang seolah-olah senilai kredit tersebut.

Berdasar fakta-fakta persidangan, terdakwa dituntut sebagai berikut ;

Terdakwa dituntut dengan Dakwaan Primair pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU Pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Menjatuhkan pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan 6 (enam) bulan Penjara.

Baca Lainnya  Satlantas Polres Babar Lakukan Sosialisasi Keselamatan dan Tertib berlalu lintas di Desa Desa

Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp. 300 Juta Subsidair pidana kurungan 4 (empat) bulan

Baca Lainnya  Lagi Mancing Tersapu Arus Kencang, Ali dan Ahak Ditemukan Meninggal Dunia

Menghukum terdakwa untuk membayar Uang Pengganti sebesar Rp. 425 Juta, dengan pertimbangan terdakwa telah menyerahkan 2 (dua)  jaminan tambahan berupa Tanah dan Bangunan, apabila jaminan tersebut tidak mencukupi maka harta benda terdakwa akan di sita dan dilelang oleh jaksa.

Apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang cukup untuk membayar uang pengganti , maka diganti dengan Pidana Penjara selama 2 (dua) tahun dan 6 (enam) bulan.

 Selain pertimbangan fakta diatas, Penuntut Umum juga mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut.

Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa memperkaya orang lain dan menimbulkan kerugian Keuangan Negara.

Perbuatan terdakwa dilakukan pada saat Negara sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi

Hal yang meringankan, Terdakwa belum pernah dihukum, Terdakwa bersikap kooperatif mulai penyidikan sampai persidangan dan Terdakwa mengakui dan menunjukkan penyesalannya.

Baca Lainnya  Timgab Polres Babar Berhasil Menemukan Korban Tenggelam Dalam Keadaan Meninggal Dunia
Baca Lainnya  Dit Polair Polda Babel Serahkan Berkas P-21 Perkara Pengrusakan KIP CBL Ke Kejati Babel

Melalui siaran pers, Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang Jefferdian,s.h.,m.h mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Pangkalpinang untuk berperan aktif dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sidang dilakukan secara online/daring melalui aplikasi zoom meeting dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. (Mr.Fr)

Sumber : Kepala Seksi Intelijen Kejari Pangkalpinang

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Lainnya  KPHP Bubus Panca Sebut Tambang Milik Amuk Masuk Dalam Kawasan Hutan Produksi

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments