Wednesday, December 7, 2022
HomePolitikketua Fraksi Golkar DPRD Pangkalpinang, Zufriady Soroti NJOP PBB-P2

ketua Fraksi Golkar DPRD Pangkalpinang, Zufriady Soroti NJOP PBB-P2

PANGKALPINANG, Naradibabel.id — Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pangkalpinang, Zufriady menyoroti, naiknya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Pangkalpinang.

“Sesuai moto partai kami Suara Golkar, Suara Rakyat. Jadi adanya kenaikan NJOP PBB-P2 ini, sebaiknya Pemkot Pangkalpinang mengkaji atau menghitung kenaikan tersebut,” ujarnya. Senin, (14/2/2022).

Zufriady menyebut, pihaknya mendukung adanya penyesuian NJOP PBB-P2 ini, namun kenaikan tersebut harus bersifat wajar dan seperti apa yang diharapkan masyarakat Kota Pangkalpinang

“Kalau kalau naik sah-sah saja, cuma yang sewajarnya. Kemudian adanya kenaikan ini seharusnya melibatkan dewan, karena kami wakil dari rakyat. Jadi kita bisa melihat sejauh mana kenaikan itu, kami sesali kalau kenaikan seperti ini,” ucapnya.

Baca Lainnya  Bawa Nasib Honorer di Rakernas II PDIP, Didit Usulkan Penghapusan Honorer Di Batalkan
Baca Lainnya  Bersama Gubernur dan Forkopimda, Ketua DPRD Tinjau Kesiapan Tempat Karantina Isoter Covid-19

Menurut Zufriady, adanya kenaikan NJOP PBB-P2 ini dikhawatirkan masyarakat justru tidak mau membayar pajak, sehingga tujuan untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak terealisasikan.

Maka dengan itu, kata Zufriady, dalam hal ini Fraksi Golkar DPRD minta Pemkot Pangkalpinang untuk mengkaji kembali, kenaikan NJOP PBB-P2 tersebut.

“Kalau menerapkan tarif dengan kenaikan sekarang, banyak masyarakat komplain tidak mau bayar. Kalau naik hanya sekian persen masyarakat yang mau bayar. Tentunya untuk menaikkan PAD kita perlu dukungan rakyat. Fraksi kami meminta untuk dikaji kembali, karena kita menyuarakan suara rakyat dan peduli rakyat,”ujarnya. (Red)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Lainnya  Sekolah Legislatif FE UBB, Rio ajak mahasiswa kawal kebijakan publik

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments