Ketua BPW Generasi Emas Indonesia, Ramadhan Mendukung Upaya Kenaikan Dana Desa dari 1M Menjadi 5M

Bangka Belitung, Narasibabel.id — Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Generasi Emas Indonesia (GESID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Suwardian Ramadhan, mendukung rencana kenaikkan dana desa dari 1M menjadi 5M.

Read More

Pernyataan tersebut disampaikannya selepas pertemuan konsolidasi pertama BPW GESID Babel, di Hotel Safran, pada Kamis (15/11) dengan agenda membahas rencana persiapan deklarasi berdirinya GESID Di Babel, yang dihadiri seluruh anggota pengurus BPW GESID Babel.

” Dalam pertemuan saya menyampaikan beberapa program dan rancangan kerja GESID Babel, pada kesempatan ini saya dengan beberapa anggota BPW GESID Bangka Belitung sangat menyambut positif upaya kenaikan dana desa dari 1M menjadi 5M yang didorong oleh Dewan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (DPN PPDI) saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan pada Rabu (08/11/2023).

Menurut Saya, desa harus dilihat sebagai basis pembangunan nasional, yang berada terdepan dari sebuah negara yang perlu mendapat atensi besar dari pemerintah,” ungkapnya

Baca Lainnya  Melalui Aplikasi Siswaskeudes, Dana Desa Tepat Sasaran

Lanjut Ramadhan,” Saya sangat sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Eksekutif, Badan Pengurus Nasional, Generasi Emas Indonesia ( BPN GESID ) Viviana, dengan dukungan terhadap kenaikan dana desa menjadi Rp.5 Miliar yang memiliki landasan logis dan relevan, seperti : Pengembangan Potensi dasar, Kesinambungan kemajuan desa, Mendorong Inovasi dan kreativitas lokal, menyokong kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat, keterlibatan Komunitas lokal memberikan pengembangan dan kesejahteraan yang baik bagi masyarakat desa,” tuturnya.

poto : Ketua BPW-GESID Babel, Suwardian Ramadhan

Selain itu, Kepada Media Narasibabel.id Ramadhan mengatakan perlunya bantuan yang signifikan dari pemerintah untuk mendorong agar banyak desa bisa memanfaatkan mengelola sumber daya alam yang ada agar bisa berdaya saing dan kompetitif.

” Saat ini, banyak desa di Indonesia yang kesulitan mengelola sumberdaya alam desanya untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan warga sehingga perlu ada upaya yang signifikan dari pemerintah untuk mendorong terciptanya akselerasi pembangunan agar desanya bisa berdaya saing dan kompetitif.

Baca Lainnya  Pj Gubernur Suganda Ingin Semua Pihak Kerja Bersama Membangun Kepulauan Bangka Belitung

Pemetaan potensi desa tidak akan berjalan maksimal kalau tidak disokong oleh infrastruktur yang memadai. Itulah sebabnya, support pemerintah pusat dengan mengalokasikan penambahan dana desa menjadi sangat penting dilakukan,” harapnya.

Selain itu, peningkatan sumberdaya manusia (SDM) pemuda dan masyarakat desa juga perlu ditingkatkan dalam bentuk pembinaan pemberdayaan pemuda dan pelatihan kepemimpinan, hingga kewirausahaan harus menjadi fokus bersama.

SDM, Infrastruktur, digitalisasi desa/ pembuatan Multimedia desa, perpustakaan digital, pemberdayaan dan supporting bumdes, pembuatan produk one village one product harus kita dorong, dan ini perlu menjadi gerakan kita bersama.

Pemuda merupakan agen emas Dalam menyongsong generasi emas 2045, estafet kepemimpinan akan di pegang oleh anak” muda saat ini dalam 15 – 20 tahun ke depan.

Dan untuk memastikan semua itu bisa berjalan maksimal, maka kenaikan dana desa dari Rp 1Miliar menjadi Rp 5 Miliar sangat penting dilakukan oleh pemerintah pusat agar agenda-agenda pembangunan bisa berjalan secara baik dan kondusif untuk bisa di implementasikan dan diterima oleh masyarakat sekitar, “sambungnya.

Baca Lainnya  Nonton Retak Dambus, Walikota Molen Malam Mingguan Ditaman Dealova
Poto : President Executive BPN-GESID, Viviana Hanifa, Sumber : Media Indonesia

Dilansir dari MediaIndonesia.com GESID adalah sebuah organisasi kepemudaan yang berkomitmen untuk mendukung pembangunan desa yang adaptif terhadap teknologi dan mencetak generasi muda desa yang tangguh dan berdaya.

Visi GESID “Pemuda Maju, Desa Mandiri & Generasi Emas Indonesia”

Misi GESID mencakup lima hal, yaitu:

  1. Pengembangan sumber daya lokal untuk memajukan ekonomi desa.
  2. Mewujudkan konsep desa cerdas berbasis digital.
  3. Mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis digital.
  4. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) di desa.
  5. Memajukan pemuda dan pemudi desa menuju kemandirian.

Diketahui, Badan Pengurus Nasional, Generasi Emas Indonesia (BPN-GESID) dibentuk pada pertengahan tahun 2022, dan resmi kukuhkan pada acara pelantikan perdana President Executive BPN-GESID Viviana Hanifa beserta pengurus pada hari Rabu, 31 Mei 2023 di Gedung Nusantara V DPR-MPR. (Mr.FR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *