Wednesday, December 7, 2022
Homehukum & KriminalTidak Jauh Dari Jembatan 12, Warga Keluhkan Adanya Aktifitas TI Ilegal

Tidak Jauh Dari Jembatan 12, Warga Keluhkan Adanya Aktifitas TI Ilegal

Pangkalpinang, Narasibabel.id — Masyarakat sekitar aliran sungai retensi kacang pedang keluhkan adanya Tambang Inkonvensional (TI) Ilegal di sungai Retensi Kacang Pedang, tepatnya sekitar 500 meter jarak dari jembatan 12, kota Pangkalpinang.

melalui pesan whatsapp ke redaksi media Narasibabel.id, warga menyampaikan rasa resah dan terganggu dengan adanya aktifitas TI ilegal tersebut.

“Izin pak saya warga sekitaran jembatan 12 pak, saya mau melaporkan tidak jauh dari rumah kami ini ada warga yang menambang pak, jujur kami sebagai warga yang tinggal disini merasa sangat terganggu dengan adanya aktifitas tambang ini,” jelas warga yang tidak mau disebutkan namanya. Kamis (28/10)

Saat di singgung kenapa tidak melaporkan langsung ke pihak pemerintahan atau pihak berwajib, warga tersebut mengatakan percuma.

Baca Lainnya  Bangka Belitung Gemparkan Panggung Deklarasi Anies For Presiden
Baca Lainnya  Kawasan Mangrove Sungai Semusuk Desa Belo Laut Kembali Dihajar Penambang Timah Diduga Ilegal

“Percuma pak kami laporkan dak bakal di dengar, apa lagi kami ini cuma masyarakat biasa, hampir setiap sore ada oknum-oknum (red) yang datang kesini memakai baju dinas. Bukan nya mau merazia malah kami liat seperti mendukung aktifitas tambang tersebut pak,” tutur warga tersebut melalui pesan whatsapp ke redaksi narasibabel.

Melalui laporkan warga tersebut, tim media narasi langsung turun kelapangan cek langsung kebenarannya. Berdasarkan pantauan awak media di lapangan benar adanya puluhan aktifitas tambang timah ilegal mengunakan mesin user-user di lokasi yang di laporkan masyarakat sekitarnya.

Ihsan Lurah Kacang Pedang saat di konfirmasi media mengatakan di lokasi tersebut sudah beberapa kali di lakukan penertiban dengan melibatkan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Ohh agik ade bang og (masih ada bang ya) orang be TI di sia (sana), kemarin sekitar sebulan yang lalu pernah kita tertibkan bersama Polpp Bhabinsa Bhabinkabtipmas, ude tu (uda itu) kelang berape hari ngulang agik (lagi), ni ku juga baru tahu kalo agik ade (masih ada) bang, “tutur Ihsan menggunakan bahasa daerah saat di Hubungin media Narasibabel.

Baca Lainnya  Tiga Rekomendasi Yang Akan Di Sampaikan Ke Kementerian PAN RB RI, Hasil MUSKOMWIL II APEKSI SUMBAGSEL Periode 2022-2025
Baca Lainnya  Danrem 045/Gaya Kunjungi PT.Timah Provinsi Bangka Belitung

Ihsan melanjutkan, klak (nanti) kami ke lokasi tapi kami cek luk(dulu), soal e di lokasi sane (sana) perbatasan dengan wilayah Kace Timur Bangka. Kalo nya nambang masuk wilayah Pangkalpinang klak (nanti) langsung kita tertibkan,” tutupnya. (Mr.FR)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Lainnya  Berharap Agar Covid-19 di Angkat Allah.SWT, Pemkot Pangkalpinang adakan Istighosah Qubro secara Serentak

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments