Penyerahan Penghargaan Ke Kajari Pangkalpinang, Molen Ungkapkan Demokratis Sebagai Keterbukaan, Kontrol dan Pengawasan Dari Masyarakat

Pangkalpinang, Narasibabel.id — Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil memberikan Penghargaan atas Pengawalan dan Pengamanan pada Kegiatan Strategis Pemerintahan Kota Pangkalpinang Tahun 2022 kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Syaiful Bahri Siregar. Rabu, (22/2/2023) di Ruang Pertemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang

Read More

Kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) Pengawalan dan Pengamanan Kegiatan Strategis Pemerintahan Kota Pangkalpinang Tahun 2023, oleh Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah
Kota Pangkalpinang, dihadiri oleh Wali Kota Pangkalpinang, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pangkalpinang, Plt Sekda Kota Pangkalpinang, Seluruh Asisten, Seluruh Kepala OPD, Kabag Setdako, dan seluruh Camat di Lingkungan Pemkot Pangkalpinang.

Baca Lainnya  27 Tahun Otonomi Daerah, Pj Gubernur Suganda Optimis Bisa Optimalisasi Potensi Daerah

Kajari, Syaiful Bahri Siregar dalam kata sambutannya Menyampaikan pengamanan pembangunan strategis merupakan bagian dari peran intelijen penegakan hukum dalam melakukan upaya pekerjaan, kegiatan, dan tindakan untuk deteksi dini dan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan terhadap setiap hakikat ancaman yang mungkin timbul dan mengancam kepentingan dan keamanan nasional di bidang pembangunan nasional.

“Sehingga pelaksanaan pembangunan dapat dilaksanakan cepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Proyek strategis nasional, tambah Syaiful, adalah proyek yang dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau badan usaha yang memiliki sifat strategis untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pak wali atas penghargaan ini,” ucap Kajari Syaiful dalam kata sambutannya.

Baca Lainnya  Walikota Molen : Bu Sinta dan Bu Yuli Patut Dicontoh

Ditempat yang sama, Walikota Pangkalpinang yang akrab disapa Bang Molen Dalam sambutannya Menyebut bahwa sebagai birokrasi yang paling membuat gugup ialah paradigma yang dulunya berhadapan dengan APH.

“Tapi, hari ini kita bisa melihat bagaimana suasana kesejukan itu ada dan bagaimana sambutan pak Kajari tadi dengan nuansa yang terlihat bahwa kalian kerjalah yang benar dan saya adalah teman. Kita sahabat yang kita bekerja untuk pembangunan Kota Pangkalpinang,” imbuhnya

Molen menuturkan, hari ini ia bisa melihat itu semua dan semenjak ia menjadi Wali Kota Pangkalpinang ia tidak mau ada ASN-nya terlibat hukum atau terlibat tindak pidana.

“Kerja lah yang benar ! Di Pemerintah Kota Pangkalpinang kita bisa bekerja yang tenang dengan anggaran kita cuma Rp. 900 Miliyar, yang paling sedikit anggarannya Pangkalpinang tetapi kita tidak berkecil hati yang paling utama ketenangan dan persahabatan itu lebih mahal dari semuanya,”ujarnya.

Baca Lainnya  Pj Gubernur Suganda Bertakziah, Sampaikan Duka Cita Wafatnya Nico Plamonia

Selain itu, Molen mengingatkan agar Good Government sudah harus dilakukan. Baginya demokratis dengan segala pro dan kontra serta jaman sekarang memaknai demokratis sebagai keterbukaan, kontrol dan pengawasan dari masyarakat.

“Alhamdulillah 97 persen sudah dikerjakan dan kami mohon pak Kajari dan kawan-kawan semua untuk membantu kami di tahun 2023 ini dengan pendampingan dan pengawasannya agar kawan-kawan bisa bekerja dengan baik,”tutupnya.

(Mr.FR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *