Monday, July 4, 2022
HomeAdvetorialPedagang Pasir Padi Pertanyakan Nasibnya, Walikota : Bukan Di Gusur Tapi Dipercantik...

Pedagang Pasir Padi Pertanyakan Nasibnya, Walikota : Bukan Di Gusur Tapi Dipercantik Dengan Bangunan Yang Baru dan Layak

Pangkalpinang, Narasibabel.id — Persatuan Pedagang Kecil Millenial (PPKM) bersama dengan Pedagang Pasir Padi beraudiensi dengan Walikota Pangkalpinang, senin (24/1) di Ruang Kerja Walikota Pangkalpinang.

Dalam audiensi, Ketua PPKM, Raden Nico mewakili pedagang Pasir Padi menyampaikan keluh kesah terkait nasib Pedagang Pasir Padi yang bangunannya akan di lakukan renovasi oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang.

“Saya sebagai ketua PPKM Persatuan Pedagang Kaki Lima ini mengarahkan kepada pedagang di Pasir Padi ini untuk bertemu dengan pak Wali supaya mereka ini tenang mendapatkan solusi dari pak wali langsung, mereka bisa tenang di pasir padi dan pedagang pun sesuai yang mereka laporankan mereka berharap adanya solusi dari pak walikota terkait keberlangsungan pedagang di pasir padi.

sesuai laporan yang masuk makanya ini saya arahkan menghadap pak wali dan Alhamdulillah pak wali memberikan solusi yang saya rasa sudah di sepakati oleh pedagang pedagang semua menyetujui solusi yang di berikan oleh pak wali bahwa ke depannya pedagang ini bukanlah di gusur tapi di relokasi dan lokasi itu di percantik artinya keberlangsungan pedagang ini tetap di berdayakan oleh pemerintah kota Pangkalpinang sesuai harapan tadi,” tutur Raden Nico ke awak Media selepas Audiensi.

Baca Lainnya  Pertandingan Gaple, PT Timah VS Pemkot Pangkalpinang
Baca Lainnya  Pertandingan Gaple, PT Timah VS Pemkot Pangkalpinang

Raden Nico menyampaikan,” Ada beberapa permintaan dari pedagang pasir padi langsung, sebelum bangunan di robohkan untuk di perbaikan, pedagang berharap bangunan yang akan di bangun nantinya yang sesuai dengan ukuran pedagang harapkan.

Selain itu pedagang berharap ada bantuan pergantian biaya pembongkaran bangunan lama dari pemerintah kota Pangkalpinang.

Pedagang ini hanya minta ke depannya supaya pedagang ini tetap bisa berjualan dengan kepastian solusi dari pak wali, yang baru di sampaikan pak wali bahwa mereka akan di bangun tempat yang baru tempat yang layak sehingga mereka bisa tetap berjualan,” ungkapnya

Singkatnya pedagang sangat mendukung program pemerintah dalam penataan kota mempercantik kota dalam pembangunan.

Foto Bangunan yang akan di ratakan untuk di Bangun ulang dengan bangunan yang lebih bagus dan layak

Dalam Audiensi, Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil atau biasa di sapa Bang Molen dengan Tegas menyampaikan bahwa di lokasi tersebut akan di percantik dengan bantuan dana dari pusat.

Baca Lainnya  Walikota Molen Bersama Ketua PPKM Menjadi Narasumber Program Nusantara Sinergi Membangun Kejayaan UMKM Di Studi Mini LPP RRI
Baca Lainnya  Serahkan Santunan JKK Dan JKM Untuk Para Guru Ngaji, Molen : Ini Semangat Bagi Guru Ngaji

“Kita sudah di bantu dana oleh pemerintah pusat untuk membaguskan tempat itu, jadi sekarang kita akan alokasi akan di perbaiki ku minta tolong sekarang hormati itu dan kalian bisa tetap berjualan di situ nanti setelah di perbaiki, bukan di gusur itu akan di rapikan malah akan di baguskan setelah itu boleh berjualan lagi di situ,” tutur Molen dengan tegas di depan Pedagang Pasir Padi

Untuk prosesnya Molen menyampaikan, tempat itu akan di rata habis setelah itu akan di bangun dengan bangunan yang baru.

Nanti bangunan itu di rata habis, nanti tinggal di bangun disitu yang baru, yang layak yang enak di lihat dan pedagang lama akan di prioritaskan berdagang di situ,” imbuhnya

Baca Lainnya  Curhatan Wakil Walikota Berakhir Dengan Berjabat Tangan, Siap Membangun Kota Pangkalpinang Bersama-sama

Selain itu apa yang menjadi tuntutan pedagang Pasir Padi, walikota akan berdiskusi dahulu dengan pihak terkait. (Mr.FR)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Lainnya  Curhatan Wakil Walikota Berakhir Dengan Berjabat Tangan, Siap Membangun Kota Pangkalpinang Bersama-sama

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments