1 Muharram 1444 H, Ust Zuhri : Jadikan Sebagai Momentum Pembenahan Diri, Dari Yang Kurang Baik Menjadi Baik

Pangkalpinang, Narasibabel.id — Ust. H. Zuhri M.Syazali, Lc. MA, Anggota DPD RI Menghadiri undangan peringatan 1 Muharram 1444 H, Di Masjid AT-Taqwa Semabung Baru, Kota Pangkalpinang, Minggu (31/7/2022) Pukul 10.00 Wib.

Read More

Diketahui, sejarah 1 muharram tahun baru islam awalnya ditandai dengan peristiwa besar berupa peristiwa hijrah nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi, Hal tersebut menjadikan bulan muharram sebuah penamaan di kalender Islam.

Baca Lainnya  BMI, Bamusi, TMP Gelar Aksi Damai Kemanusiaan Bela Palestina Di ATM Kota Pangkalpinang

Berdasarkan SKB 3 Menteri, tanggal 1 Muharram 1444 Hijriah tahun ini jatuh pada hari Sabtu, tanggal 30 Juli 2022.
Dimana Bulan Muharram ini adalah salah satu dari empat bulan suci atau bulan haram (mulia) dalam Islam selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab.  Karena keistimewaan bulan pembuka tahun Hijriyah, umat Muslim bahkan dianjurkan untuk tidak melakukan peperangan alias dilarang berperang.

Ust. Zuhri yang di dampingi Istri dan Koordinator Sahabat Ust Babel, Eko Tejo saat di temui awak media Narasibabel.id mengatakan Bulan Muharram adalah bulan yang mulia dan memiliki banyak keutamaan.

“Bulan Muharram adalah bulan yang mulia, Bulan Muharram memiliki banyak keutamaan. Karenanya Marilah kita memanfaatkan kedatangan bulan muharram sesuai yang disyariatkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dan meninggalkan apa yang tidak perlu untuk kita lakukan,” tuturnya

Baca Lainnya  36 Anggota Paskibraka Kota Pangkalpinang 2021, Dikukuhkan

Ust. Zuhri pun menyambut  baik serta antusias atas dilaksanakannya kegiatan peringatan 1 Muharram di masjid AT-TAQWA semabung baru ini, karena secara konsisten dilakukan hampir setiap tahun, sehingga harapannya terus dipelihara dan jangan dihilangkan perayaan ini untuk memaknai bahwasanya bulan muharram adalah bulan yang mulia yang di tandai dengan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah.

“Hijrah sendiri diartikan sebagai perjuangan meninggalkan hal-hal buruk ke arah yang lebih baik, peristiwa hijrah dapat diartikan sebagai pembelajaran nilai kebaikan untuk diri sendiri, seperti berani meninggalkan sesuatu yang buruk yang merugikan diri sendiri dan beralih pada sesuatu yang baik,”ujarnya.

Lanjutnya,”Perspektif baik menurut kita, belum tentu sama dengan orang lain sehingga diperlukan saling menghormati dan menghargai pendapat serta pandangan masing-masing dalam rangka memperkuat tali persaudaraan dalam persatuan dan kesatuan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Ust. Zuhri.

Baca Lainnya  Membahas Peran BI Dalam Pengembangan UMKM dan Perkembangan Ekonomi, Ust Zuhri Rapat Bersama BI Babel

melalui peringatan 1 Muharram 1444 H ini ust. Zuhri mengajak masyarakat jadikan sebagai momentum pembenahan diri dari yang kurang baik menjadi baik, yang sudah baik semakin ditingkatkan menjadi lebih baik lagi,” ajaknya

Pelaksanaan kegiatan peringatan 1 Muharram 1444H, dimana ketua pelaksana kegiatan ini adalah bapak subanto yang sekaligus  sebagai ketua masjid AT-TAQWA dan juga turut menghadirkan Ust. Dede Ircham, S.Ud, CHt sebagai penceramah. (Mr.FR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *